📌 ASESMEN SUMATIF – SOAL URAIAN MATERI EKOSISTEM (KELAS 10, FASE E)
Berikut adalah soal uraian beserta jawaban model pembelajaran mendalam (deep learning) yang mencakup pemahaman, penerapan, dan refleksi siswa terhadap materi ekosistem.
🔹 1. Konsep Ekosistem & Komponennya
1. Jelaskan perbedaan antara komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem! Berikan masing-masing tiga contohnya.
✅ Jawaban:
Komponen biotik adalah makhluk hidup yang ada dalam ekosistem, sedangkan komponen abiotik adalah faktor fisik dan kimia yang mendukung kehidupan.
- Contoh komponen biotik: tumbuhan (produsen), hewan (konsumen), dan bakteri (dekomposer).
- Contoh komponen abiotik: cahaya matahari, air, dan suhu.
2. Bagaimana keterkaitan antara faktor biotik dan abiotik dalam menjaga keseimbangan ekosistem?
✅ Jawaban:
Faktor biotik dan abiotik saling mempengaruhi dalam ekosistem. Misalnya, cahaya matahari (abiotik) membantu tumbuhan (biotik) dalam fotosintesis. Air dan mineral dalam tanah juga mendukung pertumbuhan tumbuhan, yang kemudian menjadi sumber makanan bagi herbivora. Jika salah satu faktor terganggu, keseimbangan ekosistem akan terancam, misalnya kekeringan dapat menyebabkan kelangkaan tumbuhan dan mengurangi populasi herbivora serta karnivora.
🔹 2. Interaksi Makhluk Hidup & Jaring-Jaring Makanan
3. Gambarkan jaring-jaring makanan sederhana dalam suatu ekosistem sawah dan jelaskan bagaimana interaksi antarorganisme di dalamnya!
✅ Jawaban:
- Gambaran jaring-jaring makanan ekosistem sawah:
- Padi → Belalang → Katak → Ular → Elang
- Padi → Tikus → Ular → Elang
- Serangga → Katak → Ular → Elang
- Penjelasan interaksi:
- Padi berperan sebagai produsen yang menjadi sumber energi bagi belalang dan tikus (konsumen primer).
- Belalang dan tikus dimakan oleh katak dan ular (konsumen sekunder).
- Ular dan elang berada pada tingkat trofik yang lebih tinggi sebagai predator puncak.
- Jika salah satu organisme mengalami penurunan populasi, akan terjadi ketidakseimbangan dalam rantai makanan.
4. Apa yang akan terjadi jika suatu spesies dalam jaring-jaring makanan mengalami kepunahan? Berikan contoh nyata dampaknya terhadap ekosistem.
✅ Jawaban:
Jika suatu spesies punah dalam jaring-jaring makanan, keseimbangan ekosistem akan terganggu. Contohnya, jika populasi ular menurun drastis akibat perburuan liar, maka populasi tikus akan meningkat karena kehilangan predatornya. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada hasil panen dan merugikan petani. Selain itu, elang sebagai predator ular juga akan kehilangan sumber makanannya dan berisiko mengalami penurunan populasi.
🔹 3. Piramida Ekologi & Produktivitas Ekosistem
5. Jelaskan perbedaan antara piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi!
✅ Jawaban:
- Piramida jumlah menunjukkan jumlah individu dalam setiap tingkat trofik suatu ekosistem. Contohnya, dalam ekosistem padang rumput, jumlah rumput lebih banyak daripada jumlah kelinci, dan jumlah kelinci lebih banyak daripada jumlah serigala.
- Piramida biomassa menunjukkan total massa organisme dalam setiap tingkat trofik. Misalnya, meskipun jumlah pohon lebih sedikit dibandingkan serangga, tetapi biomassa pohon lebih besar.
- Piramida energi menggambarkan jumlah energi yang berpindah di setiap tingkat trofik. Energi selalu berkurang dari produsen ke konsumen, sehingga bentuknya selalu menyempit ke atas.
6. Mengapa dalam ekosistem, energi yang berpindah dari satu tingkat trofik ke tingkat trofik lainnya selalu berkurang?
✅ Jawaban:
Energi dalam ekosistem berpindah melalui rantai makanan, tetapi hanya sekitar 10% energi yang dapat digunakan oleh tingkat trofik berikutnya. Hal ini karena sebagian besar energi digunakan untuk aktivitas kehidupan (seperti metabolisme, pernapasan, dan pergerakan), sementara sisanya hilang dalam bentuk panas. Contohnya, dari 1000 kkal energi yang tersedia di tingkat produsen, hanya 100 kkal yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen primer, dan hanya 10 kkal yang sampai ke konsumen sekunder.
🔹 4. Daur Biogeokimia & Suksesi Ekologi
7. Jelaskan proses daur karbon dalam ekosistem, mulai dari produsen hingga kembali ke atmosfer!
✅ Jawaban:
- Fotosintesis – Tumbuhan menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara dan mengubahnya menjadi senyawa organik melalui fotosintesis.
- Konsumsi – Herbivora dan karnivora memperoleh karbon dengan memakan tumbuhan atau hewan lainnya.
- Respirasi – Makhluk hidup mengeluarkan karbon dioksida ke atmosfer melalui proses respirasi.
- Penguraian – Mikroorganisme menguraikan organisme mati, melepaskan karbon kembali ke lingkungan.
- Pembakaran Fosil – Pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia juga meningkatkan kadar karbon dioksida di atmosfer, yang berkontribusi terhadap pemanasan global.
8. Berikan contoh perbedaan antara suksesi primer dan suksesi sekunder dalam ekosistem!
✅ Jawaban:
- Suksesi primer terjadi di daerah yang sebelumnya tidak memiliki kehidupan, misalnya daerah yang terbentuk dari letusan gunung berapi atau batuan baru yang muncul dari dasar laut. Proses ini memerlukan waktu lama karena harus dimulai dari pembentukan tanah oleh organisme perintis seperti lumut dan lichen.
- Suksesi sekunder terjadi di daerah yang sebelumnya sudah memiliki kehidupan tetapi mengalami gangguan, seperti hutan yang terbakar atau ladang yang dibiarkan tanpa digarap. Proses ini lebih cepat karena masih terdapat sisa-sisa kehidupan yang bisa tumbuh kembali.
🔹 5. Dampak Aktivitas Manusia terhadap Ekosistem
9. Jelaskan tiga aktivitas manusia yang dapat merusak keseimbangan ekosistem dan berikan solusi untuk mengatasinya!
✅ Jawaban:
- Deforestasi – Penebangan hutan secara besar-besaran menyebabkan hilangnya habitat satwa liar.
Solusi: Reboisasi dan menerapkan konsep hutan lestari. - Pencemaran Air – Limbah industri dan rumah tangga mencemari sumber air.
Solusi: Menggunakan sistem pengolahan limbah yang ramah lingkungan. - Eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam – Penangkapan ikan secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut.
Solusi: Menerapkan aturan kuota tangkap dan budidaya perikanan berkelanjutan.
10. Mengapa konsep keberlanjutan (sustainability) penting dalam pengelolaan ekosistem?
✅ Jawaban:
Keberlanjutan penting karena memastikan bahwa sumber daya alam dapat digunakan oleh generasi saat ini tanpa mengorbankan ketersediaannya bagi generasi mendatang. Dengan menjaga keseimbangan ekosistem, manusia dapat tetap memenuhi kebutuhannya tanpa merusak lingkungan. Prinsip ini mencakup pelestarian keanekaragaman hayati, pemanfaatan sumber daya secara bijak, dan pencegahan pencemaran lingkungan.
Untuk mendapatkan file word dari Asesmen Sumatif Ekosistem dapat berkunjung ke Lynk https://lynk.id/wetyyuningsih/QJQlEW4
No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomemtar sesuai dengan topik artikel yang di bahas. Tidak boleh memasang link.